Muslim yang Cerdas

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, sobat!

Sebagai pelajar muslim, tugas kita selain belajar dengan tekun, kita juga harus berpikir cerdas. Gimana sih, berpikir cerdas menurut pandangan Islam itu?

lwsdadarge

Menurut hadis, muslim yang cerdas adalah orang yang selalu mempersiapkan dirinya dalam mengumpulkan bekal akhirat.

Ibnu Umar radhiyallaahu ‘anhuma berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshar, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapakah orang mukmin yang paling utama?’ Rasulullah menjawab, ‘Yang paling baik akhlaqnya’. Kemudian ia bertanya lagi, ‘Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?’. Beliau menjawab, ‘Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.’ (HR. Ibnu Majah, Thabrani, dan Al Haitsamiy. Syaikh Al Albaniy dalam Shahih Ibnu Majah 2/419 berkata : hadits hasan)

Kalau kayak gitu, kira-kira penting mana sih, pelajaran akademis atau kebutuhan ruhaniyah kita yang dahulukan? Apasih yang sebenarnya lebih ngaruh dalam kehidupan kita di masa mendatang? Kehebatan kita dalam belajar, ataukah ibadah kita yang lebih utama?

Biasanya, kalau menjelang ulangan, atau lagi numpuk-numpuknya tugas, kita mendadak aja males atau uring-uringan untuk berangkat ke masjid. Kita lebih ngeusahain untuk menyelesaikan tugas di sekolah kita ketimbang mendirikan sholat dhuha yang kira-kita waktu yang dibutuhkan Cuma 10 menit. Apalagi kalau musim ulangan. Jadi galau, mau sholat dulu atau belajar dulu. Pilih ngaji dulu, atau baca buku dulu? Hmm…

Yang kayak gitu, gak usah dipikirin, sobat!

Belajar itu penting. Meraih prestasi setinggi-tingginya juga penting. Kita sebagai makhluk tercerdas di muka bumi ini memiliki kemampuan untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya. Kalau denger kisah Nabi Adam A.S dengan malaikat, Allah pernah menguji seberapa pintar manusia dengan malaikat dengan menanyakan berbagai pertanyaan. Ternyata, manusia memiliki pengetahuan yang lebih luas. Makanya, kita ditunjuk sebagai khalifah dimuka bumi karena kecerdasan kita yang telah Allah berikan.

Eh, tapi jangan sombong dulu, ya! Ilmu yang sudah Allah berikan itu hanya secuil dari pengetahuan yang ada di permukaan bumi.

Dari Al-Mustaurid bin syadad RA. Berkata, bahwa Rasulullah Saw. besabda: “Demi Allah! Tidaklah perbandingan dunia dengan akhirat itu melainkan seperti salah seorang diantara kalian yang memasukkan jarinya kedalam lautan, maka lihatlah seberapa banyak air yang ikut pada jari itu. (HR. Muslim)

Sst, dari hadis tersebut, kira-kira seberapa banyak sih air yang ikut di jari kita? Dikit banget, bahkan mendekati nggak ada! Perbandingan dunia dan akhirat itu sangat ja-a-a-a-auh! Jadi kita nggak boleh bangga dengan kepintaran kita, karena masih ada banyak pengetahuan yang belum manusia tahu. Einstein yang katanya orang terpintar di dunia aja hanya memakai 10% bagian otaknya, dan wallahua’lam kebenaran itu pasti atau nggak. Tapi yang jelas, selain kita harus belajar dengan tekun, kita juga harus beribadah.

komik-muslimah-584

Ibadah? Seberapa penting, sih?

Kalau otak kita dipaksa untuk belajar terus menerus tanpa ada istirahat, otak kita bakal kerja keras. Apa yang terjadi selanjutnya? Kita sering nge-blank kalo ujian. Nah, untuk mencegah hal-hal yang kayak gitu, kita juga harus beribadah dengan tekun. Apa yang terjadi pada kita adalah atas kehendak dan ridho Allah. Kebayang nggak, kalau Allah nggak mengizinkan kita untuk mengerjakan soal dengan lancar, wuih bakal amburadul. Fisik dan mental kita bakalan drop, dan… muncullah stress. Ternyata efeknya panjang juga ya.

Jadi ibadah itu bukan selingan. Ibadah bukan Cuma pas mood aja. Jadikan ibadah sebagai suatu kebutuhan kita, bukan Cuma kewajiban aja. Nah dengan berpikir seperti itu, maka kita akan yakin bahwa Allah akan selalu membantu kita selagi kita mencari pertolonganNya.

tumblr_mcm5qvdSSQ1rirezko1_500

Selamat menempuh ujian! Jadikan Allah yang utama. Kerja keras, kerja cerdas. Biidznillaah^^

Sumber:

One comment on “Muslim yang Cerdas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s